Perkembangan entrepreurship
dikalangan generasi milenia
Perkembangan entrepreurship dikalangan generasi
milenia dapat dilihat dalam 3 poin yaitu :
Pertama, digital platform. Kalangan millenial
merupakan kalangan yang amat akrab dengan teknologi. Bahkan mereka bisa
menguasai teknologi secepat mungkin. Hal ini menjadi modal besar ketika mereka
berkreasi dan membangun jejaring.
Kedua, kreativitas. Selain adaptif terhadap
teknologi, millenial merupakan generasi yang kreatif. Di Indonesia sudah banyak
pendiri bisnis dari kalangan millenial yang membawa ciri khas unik dalam
produknya contohnya ialah William Tanuwidjaja, Co-Founder dan CEO Tokopedia,
Piotr Jakubowski, Chief Marketing Officer GO-JEK, Farhana Devi Attamimi,
Executive Director of Strategy, Hakuhodo Network Indonesia, Anton Wirjono,
Founder The Goods Dept, Eka Sugiarto.
“Dalam hal kreativitas masih diperlukan peranan yang
besar dalam hal pendidikan. Oleh sebab itu kita semua butuh mengembangkan dan
menumbuhkan sense of entrepreneurs di kalangan millenial,” imbuhnya.
Ketiga, masalah social awareness. Meskipun lekat
dengan teknologi, bukan berarti millenial abai dengan hal-hal yang terjadi di
sekitarnya. Mereka ini amat cakap dalam membantu permasalahan sosial.
Contohnya, sudah mulai terlihat bahwa millenial mulai
selektif dalam membagikan berita-berita yang tersebar di dunia maya. Bersama
jejaringnya, millenial berlomba-lomba membagikan berita dengan nilai yang
positif.
“Dalam
mengembangkan usaha di era digital baik itu startup atau bisnis lainnya,
penting untuk memiliki diferensiasi. Di sinilah generasi milenial memiliki
peran penting karena mereka biasanya memiliki ide-ide brilian yang kreatif dan
seringkali tidak terpikirkan sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar