Senin, 05 November 2018

Perkembangan entrepreurship dikalangan generasi milenia

Perkembangan entrepreurship 
dikalangan generasi milenia

Perkembangan entrepreurship dikalangan generasi milenia dapat dilihat dalam 3 poin yaitu :
Pertama, digital platform. Kalangan millenial merupakan kalangan yang amat akrab dengan teknologi. Bahkan mereka bisa menguasai teknologi secepat mungkin. Hal ini menjadi modal besar ketika mereka berkreasi dan membangun jejaring.
Kedua, kreativitas. Selain adaptif terhadap teknologi, millenial merupakan generasi yang kreatif. Di Indonesia sudah banyak pendiri bisnis dari kalangan millenial yang membawa ciri khas unik dalam produknya contohnya ialah William Tanuwidjaja, Co-Founder dan CEO Tokopedia, Piotr Jakubowski, Chief Marketing Officer GO-JEK, Farhana Devi Attamimi, Executive Director of Strategy, Hakuhodo Network Indonesia, Anton Wirjono, Founder The Goods Dept, Eka Sugiarto.
“Dalam hal kreativitas masih diperlukan peranan yang besar dalam hal pendidikan. Oleh sebab itu kita semua butuh mengembangkan dan menumbuhkan sense of entrepreneurs di kalangan millenial,” imbuhnya.
Ketiga, masalah social awareness. Meskipun lekat dengan teknologi, bukan berarti millenial abai dengan hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Mereka ini amat cakap dalam membantu permasalahan sosial.
Contohnya, sudah mulai terlihat bahwa millenial mulai selektif dalam membagikan berita-berita yang tersebar di dunia maya. Bersama jejaringnya, millenial berlomba-lomba membagikan berita dengan nilai yang positif.
 “Dalam mengembangkan usaha di era digital baik itu startup atau bisnis lainnya, penting untuk memiliki diferensiasi. Di sinilah generasi milenial memiliki peran penting karena mereka biasanya memiliki ide-ide brilian yang kreatif dan seringkali tidak terpikirkan sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar